Juragan Sapto yang doyan wadon itu sangat menyukai keindahan, terutama keindahan tubuh wanita, yang tidak perduli perawan, janda ataupun masih berstatus istri orang.Berbeda dengan istrinya Den Ayu Retno, yang sangat arif dan bijak terhadap siapa saja, termasuk para pegawai di pabrik Batik milik suaminya. Rustinah hanya menangis tanpa bisa melawan, dan kemudian kain batiknya sudah disingkap hingga ke pahanya, dan meremas remas paha Rustinah dengan kasar.Rustinah terbelalak matanya ketika dengan kasar, lelaki itu sudah menghujamkan batang kontolnya yang lumayan besar itu keliang vaginanya, dan kemudian menggenjotnya dengan kasar dan tidak berperasaan. Bokep Pabrik batik Juragan Sapto yang berada di belakang bangunan rumahnya pun mulai di acak acak dan di hancurkan, begitun para centeng yang menjaga pabrikpun dihakimi beramai ramai.Karyo bersama penduduk yang menyerang ke rumah Juragan Sapto, mulai menghancurkan kaca kaca rumahnya dan mulai banyak yang menjarah perabotan yang ada dirumah Juragan Sapto.




















