Obrolan kami nyambung. Bokep Untung saja lampu di dapur itu bernyala redup. Dasar nakal. Tubuh Willy yang berkeringat tepat disampingku. Willy tertawa kecil mendengar jawabanku. Aku terangsang karena apa? Rutukku lagi dalam hati. Kulihat Mama sedang berbaring telentang di atas meja makan kami. Tapi tak juga pernah kesampaian. Aku benar-benar terbius birahi melihat detik-detik Willy menumpahkan spermanya di mulut adikku itu. Aku ingin berenang pagi-pagi di kolam renang yang ada di halaman belakang rumahku. Aku bukan gay. Entah kenapa, kok aku rasakan aku kayaknya terangsang. Sebentar lagi pagi menjelang. Dia tak menggenakan pakaian apapun menutupi tubuhnya. Sebelum ngentotin gua, Mama habis dihajar sama si Willy.










