Mereka selalu menyuruhku memanggil mamah dan papah. Badanku serasa lengket sekali. Bokep Dengan sangat beringas dia menciumiku, aku takut sekali. Dia menjulurkan penisnya di depan mulutku.Dia menyuruhku untuk menciuminya, namun aku enggan. Itu semua membuat om Yoyok berubah, dia memandangku dengan sebelah mata.Waktu kecil dia memperlakukan aku seperti layaknya gadis cilik yang lucu ditimang-timang setiap hari. Aku menganggapnya sebagai sosok bapak. Dan sekarang aku sudah tumbuh subur layaknya gadis remaja. Setiap ulangtahunku mereka selalu memberi surprise dan juga memberi kado-kado yang indah. Setelah itu aku membersihkan badanku om Yoyok cepat-cepat keluar dari kamar. Kakiku mengangkang dibuka selebar mungkin. Aku hanya menjaga Perasaan tante Susi aku tidak ingin tante terluka jika mengetahui ini semua. Di kamar mandi aku menangis dengan sangat keras, aku kecewa dengan om Yoyok.




















