“Karena ini adalah kamar yang ditempati oleh Non Sandra, putri Pak Tanoto.”
“Memang kenapa?” jengek salah seorang anak buah Zulkifli yang berkumis lebat. Bokep Pak Tanoto tertawa terbahak-bahak mendengar kata-kata putrinya ini. “Mari kita tunggu di bawah saja, sementara saya menelpon Non Sandra,” katanya lagi sambil melangkah turun. Saat di kamar mandi barusan, Sandra membiarkan seluruh tubuhnya diguyur air shower yang mengucur deras, dari ujung rambutnya sampai ke ujung kaki. Saat dimana ia bisa bebas lepas sesuai keinginan hatinya. “Siapa… malam-malam begini?” suara gadis itu dengan nada heran. Namamu sapa, Nik,” tanya Kusno sambil mengulurkan tangannya. “Baiklah kami turun. Bahkan hampir setara dengan naluri hewan liar. Kini ia mencari-cari peluang untuk bisa ngelaba gadis ini, atau syukur-syukur malah bisa menidurinya. Sementara kita pantau juga keadaan disini. Sebagai orang yang terbiasa dalam lingkungan kekerasan, dirinya langsung waspada namun juga heran.




















