Aku nggak marah kok. Bokep Aku mendesah panjang. tidak ada satupun yang boleh menyentuhmu tanpa seizin-ku.”Erik memeluk tubuhku yang kecil dengan erat. Maria” Erik melemparkan senyum yang berbeda dari kemarin. “Anak bodoh.. Erik bersama seorang wanita yang sangat cantik, berambut panjang, kulitnya pun sempurna. Nafasnya terdengar berat penuh dengan kemarahan dan birahi. Kamu harus di hukum atas perbuatanmu barusan dan perbuatanmu 2 tahun yang lalu!!”Deg. Jantungku terasa berhenti mengingat kejadian itu. ‘Senjata’nya sudah memasuki diriku seutuhnya dan sakit yang kurasakan itu sedikit aneh, ada kenikmatan di dalamnya. Erik pun menghela napas dan beristirahat sejenak, masih dalam rangkulan wanita itu. Tapi, di depan kamar Erik aku berhenti. “Erriik!! Temennya juga..” ujar Sara sambil tertawa kecil.




















