” Desti menyapa setengah berteriak ketika dia masuk. Bokep Ngga ngomong dari kemarin sich…!” Aku menyodorkan Coklat yang hanya tinggal setengah itu ditengah mereka. Kami Pria duduk, sedangkan mereka dipangku oleh kami. Kami mengundang teman-teman disekitar kost-an, antara 10 sampai 20 orang. Dimas berinisiatif berlari keresto Fastfood & dengan cepat membawa sekantung frencfries untuk teman minum kami . Senyuman ini begitu memabukkanku. 2 orang gadis belia yang mungkin saja itu anak SMP, telah kutetapkan menjadi targetku. Dia menyorongkan botol ” Contreal”nya padaku. ” Mau mati ..Nich !!!” Pikirku dalam hati.Desti telah berhadapan muka denganku dengan kepala naik turun & tampang menyeringai penuh nikmat. Berulang-ulang & dengan tanpa kelembutan sedikitpun dia terus menghujamkan tubuhnya dipangkuanku. & tetap tak mau mengomentari perkataannya. Mereka berbisik, melirik & tertawa kecil ketika melihat sebatang coklat kukeluarkan dari saku kemejaku.” Makan sendirian aja ” Sirambut pirang ,membuat celetukan kecil, dengan posisi tetap berhadapan




















