Aku segera memotong obat perangsang Libidomax-ku dan menuangkannya kedalam gelas dia, mungkin aku menuangkan hampir 1/2 takaran. Bokep Dia mulai ada perubahan, mulai kepanasan, aku mencoba mengulur waktu dengan mengatakan ingin minum 1 gelas lagi, biyar enak tidur nanti malam, dan di setujuinya, tapi aku sengaja memesan 2 gelas lagi, dan aku langsung mengajaknya bersulang dan dilayaninnya.Aku mulai melihat perubahan2 kecil dari sikapnya, sinar matanya tidak seketus sebelum2nya. Aku segera mengajaknya minum sampai 1 gelas habis,dan diturutinya.5 menit berlalu, tak ada perubahan apa2. bagimana kalo ke Nine Ball Café..? dan dia juga melepas ikatan rambutnya. ”Ngomong aja sekarang..” katanya lagi. sekarang aku tunggu kamu di lobby aja yah..?” tanyaku
”Hmm..” jawabnya.Di lobby aku menunggu lama dan tidak juga nongol, tapi aku nekad menunggu terus, sampai akhirnya 19.00 dia keluar dan agak kaget melihatku masih menunggunya mungkin dia berharap aku tidak mau menunggunya.




















