Pertamanya saya tidak tahu bila itu yaitu mbak Intan.Sebab ia terlihat muda. Bokep Aku mau meledak.AAHHHH…. Saya baru sadar saat saya menelpon ponsel-nya serta dia mengangkatnya. hehehe…tapi itulah cintaku, aku cinta dia dan dia cinta kepadaku.Kami akhirnya hidup bahagia, dan aku punya dua anak darinya. Aku baru keluar dari kamar mandi.Melihat mereka dari kejauhan. Saya saksikan ke-2 anaknya telah tidur.Saya keluar dari kamar serta ke ruangan depan. “Indah sekali, berapa harganya?”, tanyanya. Kalau kamu mau, aku rela jadi istrimu, asal kau juga mencintai anak-anakku, dan menjadikan mereka juga sebagai anakmu”, katanya.Aku lalu memeluknya, “aku bersedia mbak”. Waktu itu tengah ada sinetron.“Nggak tidur Wan? Dan aku menggandeng tangan mbak Intan. Saya umumnya memanggilnya mbak Intan, rutinitas dari kecil mungkin saja.Ia tinggal sendirian berbarengan ke-2 anaknya, sejak suaminya wafat saat saya masihlah SMP ia membangun usaha sendiri di kota ini.Yakni berbentuk tempat tinggal makan yang lumayan laku, dengan bekal




















