Plus sorenya gue ketemuan sama cowok gue. Bokep ah..” Fella tahu bahwa orang dibelakangnya ini akan segera berejakulasi, iapun mencoba menarik badannya ke arah depan sehingga rahimnya dapat diloloskan dari semburan sperma bapak brengsek itu, namun sia-sia, baru setengah penis yang bisa dikeluarkan dan “Aaaaaahh” Crott, crott, crott! hhhh” Fella hanya bisa sedikit mendesah, dalam keadaan mulutnya disumpal telapak tangan seseorang dibelakangnya. Kemudian mengistirahatkan tubuh masing-masing. Namun apa daya dua pasang tangan melawan tangan-tangan sebanyak itu.“Ehh, apa-apaan ini!” teriak Fella. Payudaranya dipenuhi bekas-bekas remasan dan cupangan yang berwarna kemerahan.Dalam keadaan lemas, ia mencoba mencari Nina yang sejak tadi tidak terlihat. Di Jepang nanti, Fella ditugaskan untuk meliput sebuah festival adat di Jepang beserta segala keunikannya.Hari yang dinanti-nantikan tibalah juga.




















