Tenyata pintu besar kamar itu sedikit terbuka, mungkin lupa tertutup rapat oleh pemiliknya, dengan mengendap-ngendap, aku berjalan mendekati pintu itu. Bokep “Om..” anak perempuan itu tersenyum dan memanggilku. “Nes, aku mau minta maaf persoalan tujuh tahun silam…” aku membuka pembicaraan ketika kami sempat terdiam karena John keluar dari mobil. “Man, ini suami saya, namanya John…” Agnes memperkenalkan suaminya padaku.“Herman…” jawabku sambil berjabat tangan dengannya. Aku sampai sekarang masih menyukai Agnes dan ingin sekali bisa bercinta dengannya. Melihat adegan ini aku menjadi teringat kejadian masa lalu, aku yang telah terjebak dalam dunia ‘hitam’ ini memang sedikit doyan dengan adegan ‘rape’.Bukan hanya Agnes, terakhir aku dan teman-temanku juga pernah memperkosa seorang manager sebuah bank ternama di kota kami.
















