“Sempit banget, punyanya Dewi…” sambil tangannya menjamah buah dada Dewi dengan satu tangan. Bokep Fasa membayangkan bagaimana dia melihat ibunya bersenang-senang dengan lelaki bertopeng dan dia membayangkan seandainya Miss Sarah memintanya untuk bersnang-senang sebagaimana ibunya bersenang-senang dengan orang bertopeng tempo hari. Hanya saja sebelum tidur dia meminta ibunya ngocokin burungnya beberapa kali. “OK…” jawab Lambert, sambil mengayun dengan lebih cepat dan dalam lagi. emmm Miss Sarah mau ngobrol sama Fasa” Fasa hanya mengangguk. Pak Lambert lalu mengarahkan mobilnya kesana. Fasa sedang berjalan kaki pulang sekolah, asalnya ingin memanggil ibunya tapi tidak jadi melihat ibunya menenteng beberapa kresek berisi barang belanjaan.Seperti biasanya, Fasa mampir ke warung Partodi buat jajan ngehabisin sisa uang sakunya bersekolah yang setiap pagi dikasih ibunya. Tangan Pak Lambert mulai memeluk badan Dewi. “Oooohhhhhhhhhhh auggg……aaaaahhhhhhhh yeaaaaahhhhh emmmhh”
Lambert mulai menggenjot pangkal kemaluannya dengan tempo yang pelan.




















