Salsa adalah seniorku semester akhir, dengan jurusan managemen sama sepertiku, sifatnya pendiam, banyak yang mengatakan dia judes karena jarang tersenyum, karena sifatnya tertutup inilah dia tidak memiliki banyak teman, tapi kalau sudah akrab ternyata dia orangnya baik dan menyenangkan.Dia sering membantuku mengerjakan tugas kuliah. Bokep emmhhh.. Tubuh Salsa yang sudah basah kuyup karena keringatnya melemas kembali dan merosot sampai terduduk di lantai, keringat di punggungnya membasahi tembok dibelakangnya. sakit bodoh” jeritannya ini sempat membuatku kaget karena kencang sekali, aku takut mengundang perhatian tetangga sebelahku, untungnya lokasi kamarku agak di ujung namun tadi jeritannya cukup keras.Aku melepaskan sebentar tusukannku dan mengintip dari jendela apakah ada yang datang kesini, aku merasa lega karena aku melihat lorong masih sepi tanpa suara dari kamar sebelahku .“Aduh sa, itu suara tolong dikecilin dong, bisa gawat nih kalo ada yang tau, pake tolong segala lagi, nanti aku bisa dituduh mau bunuh kamu lagi”




















