Ia memutar tubuhnya, mengagumi bayangan pantatnya yg indah di cermin.Vina menatap jam dinding, dan melihat masih ada sedikit waktu untuk bermain main. Bokep dan setiap hal itu terjadi Vina hanya bisa menangis, selain takut , ia menangis karena seolah ada sebuah pergumulan emosi dalam pikirannya antara membiarkan kejadian dulu terulang dan menolaknya. sebagaian pikiran Vina menginginkan hal ini berlanjut ,sementara sdikit kesadarannya ingin semua ini berhenti. vian terlompat kaget , memandangi ke sekeliling kamar, tak ada siapapun kecuali dirinya, jendela kamarnya tertutup dan tirainya belum dibuka ( Vina kembali heran..bukannya jendela itu tadi terbuka ). ia sempat bingung , sampai ketika ia merasakan sebuah benda panjang akan masuk ke vaginanya, kesadarannya yg tersisa membuat ia menarik diri dari cermin itu.















