Meskipun cenderung pendiam, namun Wiwik tergolong berisik jika bertempur. Disini letak uniknya, sepertinya pelayan yang mengantar makanan aku orangnya berganti-ganti. Bokep Menurut Amei jika dia setiap minggu “mampir” ke rumah Mbak Ambar, lumayan bisa menyamai gaji suaminya, malah sering-sering lebih. Kuakui makanan di warung Mbak Ambar memang lumayan enak. Paling-paling seminggu 2 kali. “Lho kata mbak Ambar tadi, “Ini” ongkosnya tigaratus, kalau 4 kali berarti satu koma dua toh,” kataku.“Lho kalau dikasi sigitu, saya ya matur nuwun, tapi kalau dikasih lebih masak iya saya nolak mas,” kata Amei.Ah sialan, aku terjebak oleh pertanyaanku sendiri. Dia rupanya juga tertidur di sampingku. Dia menyalamiku dan duduk di depanku. Aku yang baru saja merasakan kenikmatan, telentang pasrah.Amei kembali dari kamar mandi membawa handuk kecil yang telah dibasahi.




















