Dari obrolan ringan saat makan siang, aku mulai memberanikan diri merayu mas Deden. Bokep Dia dan mas Deden bertengkar hebat. Ingin sekali aku berteriak pada dunia bahwa aku mencintai mas Deden, sayangnya tidak bisa, karena sebuah perselingkuhan tidak dapat diumumkan pada dunia. Aku coba saja memasukkan lamaran itu. Aku tahu, aku bisa saja mundur karena mas deden adalah suami orang, suami sahabatku sendiri. Hingga aku lulus kuliah dan mulai melamar pekerjaan di sana-sini. Semoga ibu mau memaafkanku, akupun sudah memohon ampun padanya. Dimulai dari kantor, rekan kerjaku mulai bisik-bisik mengenai gosip kedekatanku dengan mas Deden. Entah surat itu dibaca atau tidak, aku tidak tahu. Cinta tidak pernah memilih pada siapa dia akan jatuh, akupun tidak pernah memilih akan jatuh cinta kepada siapa. Sahabatku sudah menikah saat usianya 25 tahun, menikah muda memang jadi cita-citanya. Biarlah kehidupan di masa laluku menjadi sebuah bekas luka. Sedalam apapun penyesalanku, itu




















