“Tentu saja aku datang, undangannya sudah kuterima kemarin sore kok.” jawabku. Lalu Surya mendekatiku lagi, dia mencium bibirku dengan lembut. Bokep Tidak terasa waktu menunjukkan pukul 21:00, Surya dan Helen pun pamit kepada kami karena mereka sudah berjanji akan pergi bersama saudara Helen yang kebetulan berulang tahun. Namun aku lupa telah berjanji untuk menemani suamiku bertemu dengan client-nya untuk acara dinner malam ini. “Uuuhhh…” aku tidak tahan rasanya. “Aaacchhh…” tubuhku menegang, kepalaku tetarik ke belakang dan, “Crooottt… crooottt… crooottt…” kurasakan air mani Surya menyemprot ke dalam rahimku. Surya pun menggoyangkan pinggulnya semakin cepat. “Tahan sayang… kita keluar sama-sama…” katanya mencoba mengatur tempo permainan kami. Ternyata Toilet di lantai atas dimana pesta berlangsung sangat penuh. Suamiku pun bangkit berdiri dan memperkenalkan diriku kepada mereka berdua. Maklumlah aku adalah seorang wanita karier, jadi karena jadwalku yang padat sering kali aku banyak tidak menghadiri acara-acara pernikahan teman-temanku yang lain.




















