Kita sudah sepakat?” tanya Rachel
“Tenang saja Rachel, saya selalu memegang perkataan saya” kata Robert seraya menyerahkan foto-foto itu kepada Rachel. “Tapi kamu pasti mau memberi saya bonus untuk ini” lanjut Robert seraya menunjukkan negatif foto-foto itu kepada Rachel. Bokep Ketika Rachel keluar dari kamarnya, seorang pria telah menunggu di ruang tamu. oohh.. Walaupun demikian, melihat Rachel hanya diam saja saat mengulum penisnya, Robert kemudian menarik kepala Rachel dan mulai memaju mundurkan pinggangnya “Memperkosa” mulut perawan gadis itu.Rachel menengadah memandangi Robert. Robert lalu mengeluar-masukkan jarinya untuk melumuri liang anus Rachel dengan Baby Oil. Liang anus yang sempit itu tidak dapat menampung air mani yang begitu banyak sehingga sebagian mengalir keluar bercampur darah.Dengan penuh kepuasan Robert mencabut penisnya.




















