Mereka dengan ramah mengajakku masuk serta menunjukkan kamar untukku. Bokep Ternyata Ratna membaca kisahku bukan sendirian saja, terkadang dia juga mengajak suaminya untuk ikut membaca kisahkisahku.Hal ini tentunya membuatku sedikit malu saat mengetahui bahwa kisahku yang sejujurnya telah dibaca pula oleh sosok ganteng suami Ratna. Belum habis kekecewaanku, tibatiba kurasakan adanya benda lunak yang menyodok bagian luar vaginaku.Benda tumpul itu apa lagi kalau bukan batang kemaluan Iksan? Ratna tidak sendiri, dia didampingi oleh Iksan suaminya. Ratna rupanya mencukur habis bulu kemaluannya, sehingga sekitar selangkangannya tampak bersih. Setiap bulan aku hanya mendapatkan 300 ribu rupiah hanya sebagai pengganti uang transport.Namun semua jerih payahku sering kali tidak dihargai oleh para seniorku sesama dokter hewan di KBS. Ratna juga menawarkan agar aku menginap di rumahnya saja agar dapat berhemat dan dapat mengobrol sepanjang hari.Kupikirpikir apa salahnya jika kusetujui usul dan saran Ratna itu?




















