Dan kini saat melihatnya pasrah dan menurut pada apa yang aku katakan, membuatku makin sayang padanya.Dan akupun yakin bahwa sebenarnya Sita selama ini juga punya rasa yang sama padaku, karena sering kudapati ia melirik dan mencuri pandang ke arahku jika kami bertemu di sekolah. Kalo gak bisa buktikan, pinjam duitnya juga batal dong!?” kataku mendesak.Aku tahu itulah senjataku yang tidak bisa dia tolak. Bokep Jawabku lagi.Sekali lagi dia terdiam. Di akhir pembicaraan Mas Yus sempet bilang bahwa Sita itu sexy banget dengan keadaan seperti ini, suruhlah sering sering ia belanja ke tokonya.Dan aku yakin Sita mendengarnya, karena tempat Mas Yus menerima telepon hanya berjarak setengah meter dari tempat Sita berdiri, sedang saat ia mengucapkanya Mas Yus berbicara biasa, tidak berbisik. So, mo gimana lagi.. Sehingga makin akrab saja hubungan antara kami, walaupun aku tetap menunjukan bahwa aku yang lebih berkuasa dibanding mereka, dan mereka mengakuinya.“Begini Mas Slamet




















