Diet..” pintanya kemudian. Mataku tertuju di tonjolan dadanya yang aku perkirakan berukuran 36b. Bokep “Ssshh..” desis Linda. Sayang..” desahnya pelan. Tak lama ada sahutan dari dalam.“Pagi Adiet.. “Iya, maaf kalau mengejutkan anda!” Ujarnya kemudian.Dengan sedikit gugup, kemudian aku menjawab pertanyaan Linda, karena saat itu juga aku masih serius dengan file-file aku.“Di daerah ini yang menjadi primadona wisatanya adalah pegunungannya, kedua wisata pantai yang menawarkan pemandangan bawah air yang terkenal dengan karang birunya, setelah itu wisata budaya yang menampilkan objek rumah adat daerah ini,” terangku kemudian.Mungkin karena penjelasan ku cukup menarik buat Linda, dengan raut muka yang ramah, kemudian dia duduk di sebelah mejaku yang tanpa dia sengaja juga dia telah memandangi monitor di depanku yang saat itu terpampang file dari lirik lagu-lagu karanganku yang saat itu sedang aku print.“Kamu mengarang lagu sendiri yah?” tanya Linda lagi. “Kamu begitu baik, sabar, cantik dan memiliki tubuh yang sexy lagi,”

